My Winamp

Kidohapsida, Sijak!

Once upon a time, there was a flower-tree made some pray. It said:

꽃나무 한 그루가 있습니다. ” 하느님, 저는 빨간 꽃을 피우고 싶어요, 빨간 꽃이 피게 해주세요 ” 꽃나무 기도 했습니다. 어느날, 꽃나무는 옆에 피어난 노란 꽃 을 보았습니다, 그래서 다시 기도 했습니다. “하느님 , 노란 꽃이더 예쁜것 같아요, 노란 꽃을 피게 해 주세요”. 얼마 후, 꽃나무 는 다시 하느님게 기도 헸습니다. ” 하느님, 아무래도 파란꽃이 제일 예쁜 것 같아요, 파란 꽃이 피게 해 주세요”. 드디어 꽃나무가 꽃을 피웠습니다. 꽃나무는 꽃이 핀 자기 모습을 보고 깜짝 놀랐습니다.빨간색 과 노란색 과 파란색이 한데 섞인 까만색꽃이 피었기 때문입니
다.

(kkotnamu han geuruga issseumnida. ” Haneunim, jeoneun ppalgan kkocheul piugo sipeoyo, ppalgan kkochi pige haejuseyo ” kkotnamu gido haetseumnida. Eoneunal, kkotnamuneun yeope pieonan noran kkot eul boassseumnida, geuraeseo dasi gido haessseumnida. “Haneunim , noran kkochi deo yeppeungeot gatayo, noran kkocheul pige hae juseyo”. eolma hu, kkotnamu neun dasi haneunimge gido hessseumnida. ” Haneunim, amuraedo parankkochi jeil yeppeun geot gatayo, paran kkochi pige hae juseyo”. Deudieo kkotnamuga kkocheul piwossseumnida. kkotnamuneun kkoti pin jagi moseubeul bogo kkamjjak nollassseumnida.ppalgansaek gwa noransaek gwa paransaegi hande seokkin kkamansaekkkochi pieotgi ttaemunimnida.)

Ada sebatang pohon bunga. Ia berdoa, ” Tuhanku..saya ingin mekar dengan bunga warna merah, maka jadikan saya mekar dengan warna bunga merah. Suatu hari, pohon bunga itu melihat disampingnya ada bunga warna kuning, maka iapun berdoa lagi. ” Tuhanku..kelihatanya bunga kuning lebih bagus lagi, mekarkanlah saya dengan bunga warna kuning “. Selang waktu setelah itu pohon bunga itu berdoa pada Tuhannya, ” Tuhanku.. bagaimanapun bunga berwarna biru nampak paling cantik, maka mekarkanlah saya dengan bunga warna biru”. Akhirnya, pohon bunga itupun telah mekar, dan pohon bunga itu terkejut melihat penampilannya sendiri, warna merah, kuning dan biru tercampur menjadi satu, karenanya mekarlah warna hitam.

—————————————————————————————————————–
I sesange wanbyeokhan geoseun eopda. Hwaksiri neo sudo geu sarameul wanbyeokhaeyo. (Tidak ada yang sempurna dalam hidup ini. Yang pasti, kamu mampu menyempurnakan hidup orang lain) :D


Hierarki Kapitalisme

“….sungguh negeri ini adalah penggalan surga. Surga seakan-akan pernah bocor dan mencipratkan kekayaan dan keindahannya. Dan cipratan keindahannya itu bernama Indonesia Raya. Kau bisa tanam benih kesejahteraan apa saja diatas kesuburan tanahnya yang tidak terkirakan. Tidak mungkin kau temukan makhluk Tuhanmu kelaparan ditengah hijau bumi kepulauan yang bergandeng-gandeng mesra ini. Bahkan bisa engkau selenggarakan pengantin-pengantin pembangunan lebih dari yang bisa dicapai negeri-negeri lain yang manapun. Tapi kita memang telah tidak mensyukuri rahmat sepenggal anugrah Tuhan itu. Kita telah memboroskan anugrah Tuhan ini melalui cocok tanam ketidakadilan dan panen-panen kerakusan. (HM.Ainun Najib, Renungan Ilir-Ilir)

This slideshow requires JavaScript.

Sejak Ronald Reagen dan Margaret Thatcher mulai meradiasikan semangat neolib ke seluruh dunia, Indonesia yang memang membuka diri seluas-luasnya secara politik dan ekonomi dapat dengan mudah mengeksistensikan paham ini. Paham ini masuk manakala tidak ada satu kekuatan pun yang mampu mengendalikannya. Melalui GATT/WTO, IMF dan Bank Dunia, paham neolib menjadi semakin dominan untuk menciptakan liberalisasi perdagangan dan investasi diseluruh dunia serta memarjinalkan peran negara dalam proses-proses ekonomi.

Neolib berhasil meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Tetapi harus dibayar mahal dengan kerusakan ekologis, hancurnya struktur keluarga, semakin lebarnya jarak kaya dan miskin serta depresi sosial yang luar biasa. Kapitalisme juga menciptakan hirarki dan strata ekonomi. Dipuncak piramida struktur kapitalisme terdapat para kapital yang mengendalikan pemerintahan dengan tirani minoritas. Meskipun demokrasi Abraham Lincoln sebagai anak kandung kapitalisme di klaim sebagai pemerintahan oleh, dan, untuk rakyat, faktanya menunjukkan para kapital selalu memiliki pengaruh yang kuat.

Minoritas kapital makin kaya dengan rekayasa keuangan (financial engineering) sementara kegagalan lantai bursa yang sensitif akan dirasakan semua lini ekonomi. Ekonomi tidak lagi membahas bagaimana mestinya sistem distribusi berjalan tetapi pertumbuhan ekonomi dengan segala indikatornya yang sebenarnya ada dalam gengaman para kapital. Mereka inilah yang sebenarnya memegang kendali negara.

Dihirarki kedua terdapat para penguasa loyal yang menghamba pada kepentingan para kapital. Melalui mereka sejumlah uu yang sangat liberal kapitalistik lahir, semisal uu PMA, uu Minerba, uu SDA, uu listrik, dsb. Mantan presiden AS Jimmy Carter telah mengamini fenomena ini. “alasan utama penyusunan UUD adalah untuk memberikan hak milik kepada masyarakat umum. Sebenarnya, pemahaman kita tentang pengaturan diri sendiri dan kebebasan selalui berkaitan, atau bahkan selalu beriringan dengan kepentingan-kepentingan perusahaan besar.”

Dalam struktur politik demokrasi, duet penguasa-pengusaha selalu terjadi. Terdapat pertemuan kepentingan antara keduanya. Para kapital (asing) memerlukan partner untuk memuluskan usaha guna mendapat kepentingan politik dan ekonomi mereka. Sedangkan penguasa dalam negeri membutuhkan politik bahkan mungkin dukungan ekonomi untuk meraih tujuan mereka. Tak peduli bila kepentingan itu merugikan rakyat umum.

Hirarki ketiga terdapat para intelektual dan agamawan yang melegalisasi, mengamini serta merasionalkan ide-ide agar sesuai dengan agenda para kapital. Di hirarki keempat barikade militer bersenjata yang patuh kepada penguasa membentuk barisan. Mereka cenderung represif terhadap ide-ide yang mengoreksi kesalahan penguasa, terutama para aktivis islam yang dikejar-kejar dengan tuduhan subversif, dsb. Di hirarki kelima terdapat raja-raja kecil penguasa daerah sebagai representasi tuan tanah dimasa feodal. Dibelakang mereka terdapat orang-orang kaya yang tidak peduli dengan kondisi sosial disekelilingnya. Meraka nyata membentuk komunitas sendiri.

Diurutan terakhir piramida kapitalisme terdapat masyarakat awam dan para jelata yang jumlahnya mayoritas. Mereka dieksploitasi dan dimiskinkan secara struktural. Komunitas mayoritas ini akan dijaga bahkan dikembangbiakkan melalui kebijakan-kebijakan liberal kapitalistik penguasa. Padahal mereka juga berhak mendapatkan pelayanan publik dasar, pendidikan, kesehatan, dan jaminan keamanan. Pemerintah telah mengingkari public servis obligationnya. Ironisnya nama mereka kerap dijadikan legitimasi untuk melegalisai perundangan pesanan para kapital.

Indonesia tidak mungkin lepas dari penderitaan berkepanjangan sebelum bebas dari penjara demokrasi dan kapitalisme. Memang telah banyak pihak yang mengetahui keberbahayaan paham ini sehingga musti dilawan dan dicegah. Tetapi tidak banyak yang tahu sistem apa yang mampu menjadi lawan seimbang bagi kapitalisme.

Berharap pada sosialisme-komunisme sudah sangat tidak mungkin. Ideologi ini telah menunjukkan kegagalannya dalam upaya penciptaan kesejahteraan dan pemerataan. Ekonomi sosialisme berhasil memeratakan kesusahan, memeratakan kemiskinan. Akhirnya diawal abad 19 ideologi ini pamit mundur dari konstelasi perpolitikan dunia. Pilihannya tinggal satu yaitu sistem Islam. Tapi mengapa kita masih enggan melirik sistem islam untuk membendung kekuatan hitam kapitalisme? []


Stand By Me

Adakah seseorang yang mau mengajariku untuk berfikir di luar kotak?

Seseorang yang mampu membalikkan logika sentimentil; melihat kesedihan dengan kacamata keceriaan, mengubah nestapa menjadi jenaka, melihat kesempitan sebagai rangkaian peluang, tetap hangat meski dingin memeluk, tetap sejuk meski panas membakar.

Adakah seseorang yang memiliki mata teduh berbinar -yang menjadi jendela menuju samudera hatinya yang luas menghampar. Yang mampu bertahan dalam segala musim dengan kemampuan adaptasi yang mengagumkan, yang terus berlari meski buntu.

Adakah seseorang yang menjadi kuat meski kehilangan, tetap produktif meski tidak adil, tidak melarikan diri karena itu memalukan dan mampu mengatasi rasa percaya diri yang melemah dari waktu ke waktu.

Adakah orang itu? Sebentar saja aku ingin belajar darinya.


Muharram Bukan Bulan Bencana

Barusan dicurhatin sama seorang teman bahwa dia gagal menikah bulan ini hanya karena keluarganya tidak setuju kalau pernikahannya diadakan di bulan Muharram. Alasannya karena bulan Muharram (bulan syuro -istilah Jawanya) adalah masa untuk “nyekar“, “ngeris“, apalagi tadi ya (-,-’), intinya bulan ini bukan moment yang baik untuk bikin hajatan apalagi pesta pernikahan. “Bawa sial!”, katanya meniru pesan ayahnya.

Adat (Urf)
Bagi sebagian masyarakat, adat yang telah berjalan ratusan tahun sudah menjadi perkara yang telah menyatu dalam jiwa dan telah membangun tabiat atau watak mereka. Adat (Urf) ini menjadi kebiasaan mereka dalam ucapan dan beraktivitas.

Para ulama muslimin berpesan: “Urf itu ada yang benar dan ada yang rusak. Urf yang benar adalah adat yang tidak menyalahi syara’ dan urf yang salah adalah adat yang melanggar syara.” Dalilnya adalah firman Allah Swt dalam Al-Qur’an Al-Hasyr:7 :“Dan apa saja yang diberikan Rasul kepada kalian maka ambillah dan apa saja yang dilarangnya maka tinggalkanlah.”

Juga di dalam QS. Al-Isra’ 36 yang artinya: “Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya.”

Adat yang dibenarkan syara seperti berkunjung ke rumah sanak keluarga pada hari-hari raya, membuat makanan bagi keluarga mayit, dll.

Adapun adat yang dilarang syara salah satunya seperti kasus yang menimpa temanku tadi. Masih banyak masyarakat kita yang menganggap bahwa bulan suro adalah bulan penuh musibah, penuh bencana, penuh kesialan, bulan keramat dan sangat sakral. Ngga ngerti juga darimana asal mula keyakinan ini, tapi biasanya bagi kalangan tertentu untuk menghindari naas dan sial mereka akan melakukan beberapa ritual seperti ruwatan dan cuci keris (bagi yang gila perdukunan).

Padahal menganggap sebuah waktu mampu mendatangkan kesialan & keberkahan adalah kesyirikan yang nyata. Orang Arab jahiliyah dahulu biasanya mencela masa waktu ketika tertimpa berbagai macam musibah seperti kematian, kepikunan, hilangnya harta dll sehingga mereka mengucapkan ’Ya khoybah dahr’ (ungkapan mencela waktu, pen) dan ucapan celaan lainnya yang ditujukan kepada waktu. (An-Nawawi rahimahullah dalam Syarh Shohih Muslim (7/419)

Dalam shohih Muslim, dibawakan Bab dengan judul ’larangan mencela waktu (ad-dahr)’. Di antaranya terdapat hadits dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda, ”Allah ’Azza wa Jalla berfirman,’Aku disakiti oleh anak Adam. Dia mencela waktu, padahal Aku adalah (pengatur) waktu, Akulah yang membolak-balikkan malam dan siang.” (HR. Muslim no. 6000)

Bulan Muharram
adalah bulan pertama dalam sistem almanak Islam dan merupakan salah satu dari empat bulan haram atau bulan yang dimuliakan Allah. Empat bulan tersebut adalah, Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram dan Rajab. Allah Ta’ala berfirman yamg artimya: “Sesungguhnya jumlah bulan di kitabullah (Al Quran) itu ada dua belas bulan sejak Allah menciptakan langit dan bumi, empat di antaranya adalah bulan-bulan haram,” (QS. At Taubah: 36)

Bulan Muharram memiliki banyak keutamaan, sehingga bulan ini disebut bulan Allah (syahrullah). Pada bulan ini tepatnya pada tanggal 10 Muharram Allah menyelamatkan Nabi Musa as dan Bani Israil dari kejaran Firaun. Mereka memuliakannya dengan berpuasa. Kemudian Rasulullah saw menetapkan puasa pada tanggal 10 Muharram sebagai rasa syukur atas pertolongan Allah.

Dari Abu Hurairah ra. berkata, Rasulullah saw. bersabda, “Sebaik-baiknya puasa setelah Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah Muharram. Dan sebaik-baiknya ibadah setelah ibadah wajib adalah shalat malam.” (HR Muslim)

Bulan Muharram juga mengingatkan kita pada hijrahnya Rasulullah dari Mekkah ke Madinah sebagai titik tolak berdirinya negara Madinah yang menerapkan Islam secara kaffah. Muhammad saw bukan hanya seorang nabi tetapi juga seorang kepala negara yang memerintah seluruh negeri dengan konstitusi Al-Qur’an & As-Sunnah.

Semoga Allah menjauhkan kita dari perbuatan syirik dan memperbaiki aqidah seluruh kaum muslimin. The last, SELAMAT TAHUN BARU 1 MUHARRAM 1433 Hijriah. Semoga Allah mengijabah semua resolusi kita di tahun ini. Aamiin. :D


-mylovelycatties-

Namanya MUKE. Usianya sudah 20 bulan. Gemuk, berat, empuk, hangat dan tukang tidur adalah deskripsi tentangnya. MUKE adalah magnet yang mampu menarikku untuk cepat-cepat pulang ke rumah, kelakuannya bisa membuatku tertawa terpingkal (lol- istilah bulenya :) , dia akan kabur cepat-cepat saat aku berusaha untuk menggendongnya. Dia bosan digendong, dijamah dan ditimang-timang. Soalnya bukan hanya aku yang gemes dengan postur ndutnya itu, tapi dia juga harus menghadapi kejahilan adikku. MUKE mudah ditangkap hanya pada saat tidur dan makan.

MUKE gemuk begitu bukan karena porsi makannya segentong lho.., tapi sepertinya dia memahami pola konsumsi yang tepat. Selain senang ikan dan nasi, MUKE juga doyan jus pokat, donat, coklat, ice cream, bayam, daun singkong rebus dan susu. 4 sehat 5 sempurna kan? Hahai. Kalau perutnya sudah penuh dan bosan main, MUKE akan melenggang kakung masuk ke kamarku, tidur disana dan akan bangun tepat jam lima pagi setiap hari. Kalau lagi bobok, MUKE cute dan tampan sekali :D

Yang ini namanya RURUS -saudara kembar MUKE beda kelamin. Dari namanya saja sudah ketauan bobotnya yang kurus, ringan dan imut. Tapi pandangannya tajam, tatapannya dalam. RURUS adalah “striker” penjaga rumah. Meskipun awewe, tapi RURUS-lah yang berani maju menghadapi “tamu-tamu tak diundang”, tak peduli kucing betina, kucing belang, kucing garong. Pernah suatu kali, anjing tetangga masuk ke halaman rumah, RURUS berusaha mengusir hewan yang 10 kali lebih gede badannya dari dia. Aku aja sampe histeris. Cepat-cepat aku tarik RURUS dari TKP. Syukur si anjing tidak terpancing emosinya. Dalam hati si anjing bilang gini kali ya “ah, lu bocah sok ngelawan gue”. Sebaliknya MUKE -si big brother itu lari pontang-panting ambil langkah seribu dengan kerabatnya yang lain. Meski macho, RURUS tak kehilangan jati dirinya sebagai ibu yang lembut sekali pada anak-anak dan keluarganya.
Oia, kalo aku lagi sedih & merasa sendiri (hiks -,-) biasanya RURUS yang paling setia menemani, sepertinya dia bisa menerjemahkan air duka yang berlinang dimataku. Dia akan tidur tepat di lenganku. Sentimentil sekali. Yang anti kucing, ga akan ngerti fenomena chemistry kayak gini. Wuahaha :D

Nah, kalo lagi bobok berdua gini, bisa ga bedain mana MUKE mana RURUS? :D


Kalau AS-Israel boleh punya nuklir, kenapa Iran tidak?

AS makin kebakaran jenggot (meskipun kayaknya ga ada tuh presiden AS yang jengggotan:) sejak Iran tetap meneruskan program nuklirnya. Melalui IAEA (organisasi proliferasi nuklir), AS terus mendesak dan menekan Iran agar menghentikan produksi uraniumnya. Tidak hanya dengan jalan diplomatik dan softpower, Washington mulai rencanakan serangan militer ke Teheran. Ahmadinejad cuek bebeh. Alasannya, nuklir adalah persenjataan paling prospektif saat ini, sehingga negara manapun yang memiliki nuklir pasti berpotensi menjadi aktor utama dunia. Apalagi Iran memang telah dianugerahi Allah cadangan uranium yang berlimpah-limpah selain Pakistan.

AS saat ini memang masih menjadi digdaya dunia, meskipun sakit keras, luka disana-sini (seperti Hulk yang tiba-tiba jadi langsing tapi tetap menyeramkan) akan terus mempertahankan hegemoninya di seluruh dunia. Segala ancaman yang bisa menumbangkan eksistensi global AS, pasti akan segera dihancurkan. Tak hanya Iran, AS juga lagi pusing dengan tingkah Korut yang tak mau berhenti memproduksi nuklir. Korut -yang bersebrangan ideologinya dengan Amrik juga meyakini nuklir adalah masa depan militer dunia -hingga Korut patut diacungi jempol untuk memutuskan keluar dari keanggotaan IAEA.

AS ingin semua cadangan uranium dan proyek-proyek pengembangan nuklir dimanapun berada, harus diserahkan ke IAEA sebagai perpanjangan tangan Washington. “Biar gue yang urus, lo lo pade tenang aje di goncengan.“, kata Obama. Pelarangan memiliki cadangan nuklir bagi negara-negara selain yang tergabung dalam IAEA sangat diskriminatif. Negara-negara lain dilarang memperbaharui militernya dengan persenjataan canggih, tapi AS terus memproduksi persenjataan terbaru. Baru-baru ini AS me”launching” bom terbaru dengan bobot 30.000 pound yang diberi nama “Massive Ordnance Penetrator (MOP)” yang memiliki kemampuan eksplosif lebih besar dari semua jenis bom yang pernah ada di arsenal AS, mampu menembus beton bertulang dengan kedalaman 20 kaki dan bisa menyerang lokasi-lokasi bawah tanah yang menyembunyikan senjata pemusnah massal. Air Force AS mengakui “Induk semua bom” ini ditujukan untuk menggempur bunker-bunker bawah tanah Korut.

Trus, siapkah Obama menyerang Iran saat ini?? Kayaknya sih itu cuma “gertak sambal” Washington aja. Alasannya, pertama: kantong AS saat ini sudah sangat-sangat defisit akibat krisis dan beberapa perang yang telah diciptakannya di muka bumi ini. Duit darimana lagi buat membiayai serangan Iran? Kedua: tahun depan pemilu AS (2012), kalo boros-boros pake APBN, dana pemilu pake apa? Makin tersungkur image Obama di mata publik AS. Ketiga: Iran memiliki peran strategis bagi kepentingan AS di Timur Tengah sebagai akses ke Irak dan Afghanistan. Begitulah kira-kira.

Demikian curhat hari ini. Sekian. Wassalam.
^-^v


“Horee….. Sea Games Gol, APBN Jebol”

Catatan ini bukan ditujukan untuk meramaikan pro-kontra terhadap Sea Games, bukan untuk menunjukkan sikap kurang apresiatif apalagi sarkastik terhadap dunia olahraga. Tetapi hanya ingin curhat tentang tidak profesionalnya para pemangku jabatan negeri ini dalam mengemban amanah mengurusi rakyat. Tentang petinggi negara yang lebih terobsesi dengan brand image “cool, calm, confidence” daripada mikirin si Budi yang sakit karena perutnya belum terisi susu dan masuk angin karena boboknya dipangku langit berselimut bintang.

Entah karena Pak Beye lupa, pura-pura lupa atau memang tidak pernah mau mengambil hikmah, negara semacam Yunani yang secara politis lebih mapan ekonominya dibanding Indonesia –ternyata sekarang dililit utang dan didera krisis yang parah akibat bermegah-megah menyelenggarakan Olimpiade Athena 2004. Yunani kecanduan belanja dalam proyek gemerlap itu, akhirnya APBN-nya defisit, terlibat utang, gagal bayar, krisis besar dan berhilir pada instabilitas sosial.

Trus, Indonesia yang sompreng di banyak sisi, dengan total utang sekitar Rp 1.700-an triliun, demi menjaga harga diri dan martabat bangsa (-,-‘) rela merogoh kocek Rp 1,3 triliun untuk melangsungkan perhelatan olahraga termahsyur se-Asia Tenggara.

Andai anggaran yang 1,3 T itu dialokasikan untuk kemakmuran rakyat, maka dari 30 jutaan penduduk miskin di negeri ini, sekitar 500 ribu diantaranya bisa mendapat subsidi ±Rp 500.000 selama masa Sea Games berlangsung. Bayangkan, mereka yang biasa harus banting tulang mencari lima ribu perak (pengalaman nonton “Jika Aku Menjadi”:), tiba-tiba mendapat uang sebanyak itu dalam waktu seminggu saja. Bisa-bisa mereka beneran nganggap SBY itu ‘manusia setengah dewa’.

Uang 1,3 T itu akan lebih bermanfaat bila pemerintah menganggarkannya untuk membangun 33 ribu rumah tipe 21 untuk para gepeng/tunawisma, meningkatkan pos anggaran pendidikan & kesehatan, membantu usaha petani, para nelayan dan pedagang kaki lima, memperbesar subsidi BBM agar rakyat tidak kelimpungan dengan harga mitan yang meroket dan pasti akan menggerakkan roda ekonomi yang mandeg bila dijadikan suntikan modal yang masing-masing menerima ±Rp 2 juta kepada 6,5 juta penganggur/UKM.

Tapi sayangnya demi sebuah pencitraan, uang 1,3 T itu –yang berasal dari setoran pajak para petani, nelayan dan buruh perusahaan- lenyap sia-sia dalam seminggu saja untuk sebuah perhelatan yang mubazir. MUBAZIR. Bayangkan, dana kirab obornya saja mencapai Rp 6,8 miliar! Yang lebih ironis adalah bila benar dana Sea Games itu berasal dari kucuran utang (baik domestik maupun foreign), pasti lagi-lagi yang dipaksa untuk membayar cicilan pokok dan bunganya adalah petani, nelayan, buruh, karyawan, pedangang kaki lima dan rakyat kecil melalui mekanisme pajak.

Lalu, karena APBN semakin terbebani dengan total utang, maka pemerintah merasa sah untuk melegalisasi pemangkasan subsidi sana-sini, memangkas anggaran layanan publik, pembangunan fisik mandeg bahkan pemerintah merasa ‘mendapat angin’ untuk menjual asset negara demi menutupi defisit APBN.

Siapa menang, siapa kalah?
Kalau kemenangan diindikasikan dengan banyaknya perolehan emas, dalam hal ini Indonesia sebenarnya sudah kalah telak. Emas yang sekian gram diperebutkan, tapi emas yang ribuan ton di Papua dibiarkan kabur ke Amrik bersama Freeport. 200 ribu ton emas perhari keluar dari perut Indonesia, kenapa harus bangga dengan 180an medali emas yang sekian gram itu?

Trus, kalau kemenangan diindikasikan dengan mental juara, perlu ditanyakan lagi mental yang seperti apa? Bukannya kebanyakan kita selalu berlebihan memuja sebuah permainan, terhasut nasionalisme, rela meninggalkan semua kewajiban, pekerjaan, pendidikan, bahkan ibadah hanya untuk sebuah permainan? Belom lagi yang pingsan dan lemas karena berdesakan, terinjak-injak saat berebut masuk pintu stadion untuk nonton bola. Aroma tawuran tajam, arena judi marak. Ini sih mental inlander.

Penjajahnya siapa? Tentu para sponsor –pemilik kapital di belakang layar Sea Games yang telah meng-create mindstream semua orang bahwa siapa saja yang ikut duduk menyaksikan pertandingan, beli tiket, beli pernak-pernik & pake produk sponsor, mereka itulah yang layak disebut warga negara yang baik. Cinta Indonesia. Begitu konsep marketing perusahaan besar, mengakali konsumen dengan mengendalikan benak mereka.

Yang lain, kalau indikasi kemenangan itu diukur dari banyak perolehan pahala, beeughhh, ngaco ini. Percaya deh, Pak Beye, Andi Malarangeng, Inasoc (Indonesia Sea Games Organizing Committee), para atlet, pelatih, penonton dan para supporter belum tentu mendapat pahala hanya karena Indonesia juara umum (apalagi yang terlibat tawuran, taruhan dan yang ngga shalat wajib karena terjebak dalam stadion). Pak Beye dan kawan-kawannya di Senayan akan kebanjiran pahala bila profesional dalam tugasnya sebagai pengurus urusan rakyat sesuai koridor Sang Pemberi Pahala.

Sihir Lahwun Munadzzomun
Lahwun munadzzomun (hiburan dan permainan yang terorganisasi) adalah suatu hiburan dan permainan yang telah diatur sedemikian rupa dengan berbagai program serta waktu penyelenggaraannya. Untuk itu dibentuklah seperangkat organisasi yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat; terdiri dari pengurus, pelatih, pendukung, memiliki masa-masa latihan dan jadwal pertandingan.

Yang lebih dasyat, lahwun munadzzomun ini merupakan permainan yang jelas-jelas berasaskan assabiyyah (kebangsaan) dan wathaniyyah (patriotisme). Setiap orang akan bermain mati-matian untuk mempertahankan tempat, negeri, negara atau bangsa masing-masing. Bagi penonton, mereka akan merasa puas dan bangga bila pasukan tempat/negara mereka mengalahkan pasukan dari negara atau bangsa lain. Bagi pemain, perasaan tersebut lebih ketara. Mereka benar-benar berjuang dan merasa puas dengan kemenangan yang dicapai ’demi membela kehormatan bangsa dan negara’. Inilah hakikat lahwun munadzzomun, satu keharaman yang jelas lagi nyata!

pak tuntung harian analisa



Tidak Hanya AS yang meradang, Dunia lain (Alam Jin) pun Terguncang Oleh Dakwah HT (Syari’ah dan Khilafah)

DUNIA LAIN PUN TERGUNCANG..TIDAK HANYA AMERIKA YANG MERADANG TERHADAP HT

(Saya dengar langsung dari Ustad Abu Nashir, waktu kunjung ke pesantren beliau di Pangkalan Banteng Kalteng akhir bulan Oktober 2011, kemudian beliau menuliskannya)

Demi Allah, cerita inspiratif yang saya sampaikan ini adalah benar adanya. Bukan cerita fiktif atau sesuatu yang mengada-ngada. Tujuannya agar bagi yang membaca khususnya para pengemban dakwah dapat semakin istiqomah dan bersemangat dalam memperjuangkan tegaknya Syariah dan Khilafah.

Perkenalkan, nama saya Abu Nasir. Saya asli dari Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur dan sudah dua belas tahun merantau ke Kalimantan dan menetap di Desa Karang Mulya, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat, Provinsi Kalteng. Saya aktif sebagai aktivis HTI Kecamatan sejak 2007. Sehari-hari saya berprofesi sebagai pengasuh Ponpes Darul Hikam Pangkalan Banteng. Pendidikan agama saya dapatkan ketika nyantri di Ponpes Lirboyo Kediri.

Saya memiliki 8 orang saudara dan 2 di antaranya sudah meninggal dunia. Yang bungsu bernama Muhammad Za’far An Nuh (19 tahun). Ketika masih duduk di bangku SD, Za’far sering di siksa secara fisik oleh seorang teman satu sekolah sampai kelas enam akhir. Karena fisiknya lemah (memang karakternya yang pendiam dan tertutup), Za’far tidak bisa membela diri.

Meski demikian, Za’far tetep berjanji dalam hatinya bahwa kalau teman yang menyiksa itu meminta maaf kepadanya pasti Za’far memaafkanya dengan setulus hati. Kenyataannya, sampai lulus SD, teman tersebut tidak pernah meminta maaf kepada Za’far. Ketika duduk di kelas 1 MTs PSM Kedungombo, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, gejala-gejala supranatural mulai nampak dalam diri Zafar. Di awali dengan sering munculnya bisikan Hatif (suara tanpa wujud) yang menyuruh Zafar untuk menjalankan sebuah lelakon tertentu. Begitu Zafar selesai melakukan satu lelakon, muncul kembali hatif yang meminta Zafar melakukan lelakon yang lain. Begitu seterusnya. Dan itu terjadi dengan sendirinya sampai Zafar mendapatkan kekuatan supranatural yang sangat jarang di miliki orang lain.

Di antaranya, Zafar bisa membaca pikiran (hati) teman-temannya yang sedang membencinya dan mengetahui alasan kenapa teman teman membenci dirinya secara detail. Dia mampu melihat/menerawang peristiwa yang akan terjadi pada masa mendatang. Sebagai contoh, dia melihat dinding atas (layar atap bagian luar) masjid di desanya roboh ketika menjalankan sholat Jum’at dan menimpa sejumlah jamaah serta beberapa kendaraan. Meskipun, secara kasat mata pada saat itu kondisi masjid masih utuh. Hal tersebut kemudian disampaikan kepada sang ayah. Mendengar ucapan Za’far, ayah kami tidak merespon dan hanya mengatakan kuwi jenenge laduni. Artinya, ilmu yang di dapat secara langsung tanpa melalui proses belajar. Ternyata, satu bulan kemudian apa yang di lihat Za’far menjadi kenyataan. Mulai saat itulah, Za’far akhirnya semakin penasaran dan mendalami kemampuan supranatural yang dimiliki. Dan masih banyak contoh-contoh lainnya yang tidak bisa kami ceritakan satu persatu.

Lulus dari MTs pada tahun 2006/2007, Za’far ingin nyantri di ponpes yang masih berada di Kabupaten Nganjuk untuk mempelajari ilmu agama dan pengobatan alternatif menggunakan herbal dan pijat syaraf. Setelah selesai nyantri di ponpes di ngajuk (nama pesantren tidak kami sebutkan), Zafar pindah belajar agama ke salah satu Pesantren (nama ponpes dirahasiakan) di Kabupaten Tegal, Provinsi Jawa Tengah. Di pesantren tersebut, Za’far bermaksud mencari guru ngaji sekaligus guru spiritual supaya nantinya ketika suara Hatif tersebut muncul sang gurulah yang memutuskan apakah dilaksanakan atau tidak bisikan tersebut. Selama berada di pesantren itu, kemampuan supranatural yang dimiliki Za’far semakin meningkat karena mendapat dukungan ustad di pesantren setempat. Di antaranya, Zafar memiliki kemampuan hipnotis, bisa menghilang dan berpindah-pindah tempat hanya dalam hitungan detik.

Puncaknya, dia dengan mudah mendapatkan ilmu tasawuf sampai pada level wihdatul wujud dengan sendirinya tanpa di pandu oleh siapapun.

Pada level ini, Za’far kembali mendapat bisikan kuat yang menjelaskan bahwa wihdatul wujud sebenarnya bukanlah “Manunggaling kawulo marang gusti” (bersatunya mahluk dengan khaliq), TETAPI yang benar adalah mengamalkan syariat Islam secara total dalam seluruh aspek kehidupan. Disini Za’far mulai merenung dan mengoreksi diri. Pada satu sisi, dia mendalami ilmu tasawuf. Pada sisi lain, juga melihat fakta umat yang aktifitasnya banyak bertentangan dengan syariah Islam.

Dalam hati, Zafar mulai bertanya-tanya “apakah mungkin cinta seorang hamba di terima oleh-Nya sedangkan umat terus dalam kerusakan yang membabi buta?”. Alhamdulillah, dari sini Za’far mendapat pencerahan dan bertekad kuat untuk melepas dan membuang ilmu yang pernah di pelajarinya. Zafar juga bertekad untuk berperan aktif memikirkan nasib umat, tetapi masih binggug karena belum memiliki fikrah yang jelas. Untuk membuang ilmu tersebut, Za’far membutuhkan bantuan tiga orang ustadz dan Alhmdulillah berhasil. Bisikan fakta umat itu semakin kuat hingga memaksa Za’far untuk pindah ke pesantren tahfidzul Quran guna memperdalamnya dan masih berada di wilayah administrasi Kabupaten Tegal.. Di sisi lain, keinginan untuk mempelajari Syariat Islam semakin kuat.. Pada titik ini, Za’far kembali menerima cobaan berupa sakit kepala yang luar biasa di bagian kiri, seperti ada benda tajam di dalamnya, semakin hari rasa sakitnya tambah parah hingga sempat terhenti akfitas Qurannya beberapa bulan . Setelah di periksa secara medis, dokter memvonis Za’far terserang penyakit semacam gangguan syaraf pada kepala dan untuk mengobatinya harus dengan jalan operasi. Setelah itu, kami keluarga yang ada di Kalimantan menyarankan agar Za’far di bawa ke Kalimantan tempat kami menetap di Desa Karang Mulya, Kabupaten Kobar. Kebetulan saya pernah kursus thibbun Nabawi (pengobatan ala Nabi). Setelah saya terapi sekitar dua minggu, sakitnya semakin parah dan sering pingsan karena tidak kuat menahan rasa sakit yang luar biasa. Akhirnya kami memutuskan untuk membawa Za’far ke Thibbun Nabawi El Iman Bogor Cabang Banjarmasin, Kalimantan Selatan selama satu hari satu malam.

Begitu tiba di Banjarmasin, pada pagi hari, Za’far di ruqyah oleh para ustad di sana, namun tidak ada reaksi hanya bau yang sangat busuk yang menyelimuti tubuh Za’far sedangkan yang lain tidak merasakan. Kemudian sekitar pukul 20.00 waktu setempat, Za’far kembali di ruqyah. Hasilnya, Za’far kesurupan, meraung dan berteriak keras sehingga kami berlima kewalahan dalam menenangkan Za’far. Dalam kondisi kesurupan, jin dalam tubuh jafar melontarkan sejumlah perkataan antara lain tidak terima kalau Za’far bisa menghafalkan Al Quran dan meminta pihak keluarga untuk menghentikan aktivitas hafalan Quran Za’far. Setelah kurang lebih dua jam mengamuk hingga pukul 23.00 waktu setempat, Za’far tersadar. Kemudian oleh sang terapis, Za’far di suruh mengambil air wudhu dan segera tidur. Kemudian Za’far tidur di temani salah seorang kakaknya (adik saya yang lain), Ayyub di salah satu ruang ruqyah. Saya sendiri tidak bisa tidur dan memilih duduk di ruang tunggu. Jarak antara tempat tidur Za’far dan tempat saya duduk sekitar 20 meter dan dipisahkan oleh lorong panjang. Tak berselang lama, saya terkejut bukan kepalang karena tiba-tiba Za’far sudah berdiri di belakang saya dalam kondisi kerasukan. Kemudian terjadilah dialog antara kami berdua (Kode AB : Abu Nasir, MZA (Muhammad Za’far An Nuh)

AB : Nuh… (memanggil nama Za’far dengan suara merendah)

MZA : Nama saya bukan An Nuh. Nama saya Ubaid

AB : Siapapun kamu, saya minta kamu duduk (dengan nada datar)

MZA akhirnya duduk dan menundukkan kepala. Hening sejenak. Kemudian MZA mengangkat kepala sambil mengancungkan tangan kanan ke atas dan berkata

MZA : Ini semua gara-gara Hizbut Tahrir. Sebetulnya anak ini sudah lama mencari pemahaman yang benar tentang Syariat Islam namun tidak menemukannya. Setelah di Kalimantan, dia bertemu Hizbut Tahrir dan akhirnya menemukan apa yang telah di carinya.

Maka ini semua tidak boleh terjadi…. (dengan nada yang tinggi)

AB : Kenapa kamu menyalahkan Hizbut Tahrir. Apa yang kamu tahu tentang Hizbut Tahrir ?

MZA : Kamu tahu dengan Hizbut Tahrir (balik bertanya). Gara-gara Hizbut –Tahrir kami bangsa jin di seluruh dunia luluh lantah dan saya tidak terima. Kami pada saat ini bangsa jin merapatkan barisan untuk menghalang-halangi tegaknya syariah dan khilafah.

AB : Apa lagi yang kamu tahu dari Hizbut Tahrir ?

MZA : Hizbut Tahrir itu akan membangunkan umat Islam dari tidur panjangnya, mengingatkan kembali sejarah kejayaan Islam selama 1.300 tahun dan akan menyatukan umat Islam di seluruh dunia. Dan itu sebentar lagi. Namun, semua itu tidak boleh terjadi.

AB : Kenapa tidak boleh terjadi ?

MZA : Karena kami bangsa jin susah mencari teman dari kalangan manusia.

Karena saya ketakutan, saya lari ke lorong dan membangunkan Ayyub yang sedang tertidur agar menjadi saksi. Kemudian kami kembali ke ruang tunggu dan menghampiri Za’far yang masih dalam kondisi kerasukan. (Kode AY : Ayyub)

AY : Sudah, kamu keluar (dari tubuh Za’far) aja. Kasihan Za’far kecapean belum tidur.

MZA : Saya mau keluar asalkan ada perjanjian. Syaratnya, kamu harus menghalang-halangi anak ini agar tidak menghafalkan Al Quran, Sebab, ketika dia hafal Al Quran dan mendakwahkan syariah. Maka seluruh ulama se Jawa Timur akan hancur (sadar dan memperjuangkan tegaknya Syariah).

AY : Tidak ada perjanjian antara manusia dan Jin. Siapa yang menyuruh kamu ? (dengan nada tegas)

MZA : Yang menyuruh saya, ya jin , ya manusia.

AY : Kamu Islam atau bukan ?

MZA : Saya Islam

AY : Kalau kamu Islam, coba baca syahadat.

MZA : As as as…. (dengan nada yang terputus-putus)

AY : Bohong kamu. Kalau kamu memang benar Islam, cepat baca syahadat

MZA : Asyahadu Allah Ilaha Ila llah

AY : Teruskan…

MZA kemudian menjulurkan lidahnya.

AY : Teruskan…

MZA : Wa Ashaduanna Muhammadarasulullah

Usai membaca syahadat, MZA kemudian menangis dan meneteskan air mata sambil berkata

MZA : Sebetulnya saya sudah mau pergi. Tapi pergi kemana ? kami sudah membangun rumah di kepala anak ini lebih dari setahun. Sekarang sudah di hancurkan.

AY : Tidakkah kau tahu bahwa bumi Allah itu luas

AB : Sudah, jangan banyak bicara. Pergi aja…

MZA kembali menangis sambil berkata

MZA : Saya tetap tidak bisa menerima tegaknya syariah dan khilafah.

AB : Kenapa kemarin tidak ikut ngaji (JM di masjid Al Muhajirin, Pangkalan Banteng)

MZA : Sebetulnya anak ini sudah mau ngaji. Namun, saya halang-halangi karena anak ini tidak boleh mengikuti kajian Hizbut Tahrir.

Akhirnya, ngak jadi ngaji kan ? Menang saya kan !! tepuk tangan (sambil tertawa HA HA HA)

AB : Siapapun kamu, kamu harus pergi hari ini dan ketahuilah bahwa Syariah dan Khilafah janji Allah. Dan itu pasti akan terjadi. (dengan suara lantang)

MZA : (sambil teriak) Jangan!! Jangan katakan itu. Tolong-tolong.

AB : Kamu adalah mahluk lemah. Ketika kamu tidak segera bertaubat, maka kamu segera di azab oleh Allah. Kalau kamu tidak percaya, maka datangkanlah semua jin untuk menghalang-halangi tegaknya Syariah dan Khilafah. Pasti kalian tidak akan mampu. Karena itu janji Allah.

MZA : Jangan… jangan katakan itu. Jangan….. panas… (sambil teriak). Ya sudah, saya pergi saat ini juga.

Seketika, Za’far lemas dan jatuh ke lantai. Kemudian tertidur. Sejenak Ust Abu dan Ayyub membiarkan tubuh Za’far yang terkulai lemas di lantai. Tak lama berselang, keduanya membangunkan Za’far untuk kembali istrihat ke dalam kamar.

Pagi harinya, Z’afar terbangun dan kepalanya terasa ringan. Sakitnya pun sudah mulai berkurang. Bada subuh, kami berpamitan dengan para terapis. Sebelum pulang, kami meminta para terapis meruqyah sekali lagi untuk memastikan rasa sakit Za’far sudah sembuh atau belum.

Alhamdulillah, setelah beberapa kali di ruqyah, tidak ada reaksi dan Za’far dalam keadaan normal. Akhirnya, terapis bertanya kepada Za’far. (Kode T : Terapis)

T : Apakah sebelumnya pernah mimpi buruk ?

MZA : Tidak pernah bermimpi, kecuali dua hari sebelum ke sini. Sekitar jam 02.00 dini hari. Saya bermimpi bertemu dengan Rasul dan Rasul duduk di dalam masjid dan di kelilingi oleh lima orang satu diantaranya saya,posisi saya tepat berada di depan Rasul.

T : Berlima itu siapa saja ?

MZA : Saya tidak kenal kecuali satu orang. Teman saya di Tahfidzul Quran

T : Apa yang disampaikan Rasul kepada kalian ?

MZA : Saya tidak hapal saking banyaknya pesan yang disampaikan Rasul. Namun, garis besarnya beliau mengajarkan saya tentang thariqul iman(dalam hati saya berfikir ‘lho kok sama penjelasanya,seperti kakak saya tentang thariqul iman?’). Beliau menjelaskan alam semesta, manusia dan kehidupan. Di baliknya (pencipta) ada Allah dan setelahnya ada yaumul hisab. Selain itu, Rasul menjelaskan tentang keterkaitan antara sebelum, saat, dan setelah kehidupan ada hubungan perintah dan larangan. Setelah beliau menjelaskan tentang thariqul iman akhirnya saya terbangun dari tempat tidur saya.

Selesai berdialog, kami pun pamit kembali ke Desa Karang Mulya.

Sebagai informasi tambahan, hingga kini Za’far sudah khatam 20 juz dan Alhamdulillah dalam kondisi sehat.

*Diceritakan langsung oleh Ustad Abu Nasir dan Ayyub pada hari Senin, 24 Oktober 2011 bada Isya. Ditulis ulang Andri Saputra (Humas HTI Kobar).

NB: Note ini saya copas dari Ust. Haris Abu Ulya. Semoga kita bisa mengambil pelajaran dan semakin membuat kita bersemangat memperjuangkan syari’at Allah yang mulia ini.



SAK Update per 1 Januari 2011

SAK Update per 1 Januari 2011

Berikut adalah perkembangan Standar Akuntansi Keuangan per 1 Januari 2011. SAK update ini akan diperbaharui sesuai perkembangan SAK di Indonesia sebagai dampak program konvergensi IFRS yang sedang dilaksanakan DSAK IAI.

PSAK per Januari 2011 yang Telah Disahkan

PSAK 1 (Revisi 2009) Penyajian Laporan Keuangan 01-Jan-11

PSAK 5 (Revisi 2009) Segmen Operasi 01-Jan-11

PSAK 12 (Revisi 2009) Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama 01-Jan-11

PSAK 15 (Revisi 2009) Investasi pada Entitas Asosiasi 01-Jan-11

PSAK 25 (Revisi 2009) Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan 01-Jan-11

PSAK 57 (Revisi 2009) Provisi, Liabilitas Kontinjensi, dan Aset Kontinjensi 01-Jan-11

PSAK 58 (Revisi 2009) Aset Tidak Lancar yang Dimiliki untuk Dijual dan Operasi yang Dihentikan 01-Jan-11

ISAK 9 Perubahan atas Liabilitas Aktivitas Purnaoperasi, Restorasi, dan Liabilitas Serupa 01-Jan-11

ISAK 10 Program Loyalitas Pelanggan 01-Jan-11

ISAK 11 Distrubusi Aset Nonkas kepada Pemilik 01-Jan-11

ISAK 12 Pengendalian Bersama Entitas : Kontribusi Nonmoneter oleh Venturer 01-Jan-11

PPSAK 2 Pencabutan PSAK 41: Akuntansi Waran dan PSAK 43 Akuntansi Anjak Piutang 01-Jan-10

PPSAK 3 Pencabutan PSAK 54: Akuntansi Rekstrukturisasi Utang Piutang Bermasalah 01-Jan-10

PSAK 2 (revisi 2009) Laporan Arus Kas 01-Jan-11

PSAK 4 (revisi 2009) Laporan Keuangan Konsolidasian dan Laporan Keuangan Tersendiri 01-Jan-11

ISAK 7 Konsolidasi Entitas Bertujuan Khusus 01-Jan-11

PPSAK 4 Pencabutan PSAK 31:Akuntansi Perbankan, PSAK 42: Akuntansi Perusahaan Efek, dan PSAK 49: Akuntansi Perusahaan Reksa Dana 01-Jan-10

PPSAK 5 Pencabutan ISAK 06 : Interpretasi atas paragraf 12 dan 16 PSAK 55 (1999) tentang Instrumen Derivatif Melekat pada Kontrak Dalam Mata Uang Asing. 01-Jan-10

PSAK 10 (revisi 2010) Pengaruh Perubahan Nilai Tukar Valuta Asing 01-Jan-12 (Penerapan dini diijinkan)

ISAK 13 Lindung Nilai Investasi Neto Kegiatan Usaha Luar Negeri 01-Jan-12

PSAK 48 (revisi 2009) Penurunan Nilai Aset 01-Jan-11

PSAK 19 (Revisi 2010) Aset Tak berwujud 01-Jan-11

PSAK 22(revisi 2010) Kombinasi Bisnis 01-Jan-11

PSAK 23 (revisi 2010) Pendapatan 01-Jan-11

PSAK 7(revisi 2009) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi 01-Jan-12

ISAK 14 Aset Tak berwujud-Biaya Situs Web 01-Jan-11

PSAK 3 (revisi 2010) Laporan Keuangan Interim 01-Jan-11

PSAK 18 (revisi 2010) Akuntansi dan Pelaporan Program Manfaat Purnakarya 01-Jan-12

PSAK 24 (revisi 2010) Imbalan Kerja 01-Jan-12

ISAK 15 PSAK 24-Batas Aset Imbalan Pasti, Persyaratan Pendanaan Minimum dan Interaksinya 01-Jan-12

ISAK 17 Laporan Keuangan Interim dan Penurunan Nilai 01-Jan-11

PSAK 60 Instrumen Keuangan:Pengungkapan 01-Jan-12

PSAK 50 (Revisi 2010) Insurumen Keuangan: Penyajian 01-Jan-12

PSAK 8 (Revisi 2010) Peristiwa Setelah Periode Pelaporan 01-Jan-11

ED PSAK 34 (Revisi 2010) Akuntansi Kontrak Konstruksi 01-Jan-12

PSAK 46 (Revisi 2010) Akuntansi Pajak Penghasilan 01-Jan-12

ISAK 20 Pajak penghasilan – Perubahan Dalam Status Pajak Entitas atau Para Pemegang Saham 01-Jan-12

PSAK 61 Akuntansi Hibah Pemerintah dan Pengungkapan Bantuan Pemerintah 01-Jan-12

ISAK 18 Bantuan Pemerintah – Tidak Ada Relasi Spesifik dengan Aktivitas Operasi 01-Jan-12

PPSAK 8 Pencabutan PSAK 27: Akuntansi Perkoperasian 01-Jan-12

PSAK 53 (Revisi 2010) Pembayaran Berbasis Saham 01-Jan-12

ED PSAK per Januari 2011 Menunggu Masukan Publik

PPSAK 6

Pencabutan PSAK 21: Akuntansi Ekuitas, ISAK 1: Interpretasi atas Paragraf 23 PSAK No. 21 tentang Penentuan Harga Pasar Dividen Saham; ISAK 2 Interpretasi atas Penyajian Piutang pada Pemesan Saham dan ISAK 3 Interpretasi tentang Perlakuan Akuntansi atas Pemberian Sumbangan atau Bantuan.

Sejak pengesahan PPSAK ini.

PPSAK 7 Pencabutan PSAK 44: Akuntansi Aktivitas Pengembangan Real Estat 01-Jan-12

ED ISAK 16 Perjanjian Konsesi Jasa 01-Jan-12

ED PSAK 63 Pelaporan Keuangan dalam Ekonomi Hiperinflasi 01-Jan-12

ED ISAK 19 Penerapan Pendekatan Penyajian Kembali dalam PSAK 63: Pelaporan Keuangan dalam Ekonomi Hiperinflasi 01-Jan-12

ED PSAK 45 (Revisi 2010) Pelaporan Keuangan Organisasi Nirlaba 01-Jan-12

ED ISAK 21 Perjanjian Konstruksi Real Estat 01-Jan-12

ED PSAK per 1 Januari 2011 yang akan Public Hearing

ED PSAK 28 (Revisi 2010) Akuntansi Asuransi Kerugian 01-Jan-12

ED PSAK 36 (Revisi 2010) Akuntansi Asuransi Jiwa 01-Jan-12

ED PSAK 56 (Revisi 2010) Laba per Saham 01-Jan-12

ED PSAK 62 (Revisi 2010) Kontrak Asuransi 01-Jan-12

ED PPSAK 9 Pencabutan PSAK 47: Akuntansi Tanah 01-Jan-12

ED PPSAK 10 Pencabutan PSAK 51: Akuntansi kuasi reorganisasi 01-Jan-12

sumber: IAI (Ikatan Akuntan Indonesia)


GUNTUR BERTASBIH MEMUJINYA

Tiga juta guntur dalam setahun

Sumber energi yang bergerak pada kecepatn 96.000 km/jam dan melepaskan panas 30.000o.

Pernahkah anda berpikir bagaimana guntur–sebagai salah satu peristiwa atmosfir terhebat yang Allah ciptakan–itu tebentuk dan bagaimana ia mampu melepaskan sejumlah energi yang demikian besar?

Selama hujan, guntur dan kilat yang tersusun dari pembentukan cahaya-cahaya terang akibat pelepasan energi listrik di ruang atmosfir, sesungguhnya merupakan sumber energi yang menghasilkan listrik lebih besar dari pada ribuan pembangkit listrik–di samping sebagai fenomena iklim. Jawaban atas pertanyaan bagaimana sumber-sumber energi alam ini terbentuk dan betapa besarnya sumber-sumber tersebut melepaskan cahaya dan panas adalah sebuah keajaiban penciptaan yang mengungkapkan kebesaran dan keagungan Allah swt. yang abadi.

Kehebatan pembentukan dalam sekejap: keajaiban kilat dan petir

- energi yang dilepas oleh sekali kilatan petir lebih besar dari pada energi yang dihasilkan seluruh pembangkit listrik di Amerika.

- Satu kilatan petir dapat menyalakan 100 watt bola lampu selama lebih dari tiga bulan.

- Pada titik sentuh petir ke bumi, cuaca memanas hingga 25.000o C. kecepatan kilatan petir 150.000 km/detik dan rata-rata ketebalannya 2,5-5 cm.

- Petir menghasilkan molekul nitrogen yang dibutuhkan bagi tumbuh-tumbuhan di Bumi utuk menunjang kehidupanya.

- Setiap petir rata-rata memiliki 20.000 amper daya listrik. Seorang tukang las hanya menggunakan 250-400 amper untuk mengelas baja.

- Petir bergerak pada kecepatan 150.000 km/detik, hampir setengah kecepatan cahaya dan 100.000 kali lebih cepat dari kecepatan suara.

Suara yang dilepaskan oleh satu kilatan lebih besar dari pada cahaya 10 juta bola lampu berdaya 100 watt. Ini menerangkan; apabila setiap rumah di Istanbul menyalakan satu bola lampu, pancaran cahaya dari satu kilatan petir akan lebih besar. Allah menyatakan fenomena kilat yang menakjubkan ini seperti “…kilauan kilatnya hampir membutakan pandangan.” (al-Nûr: 43)

Bagaimanakah kilat terbentuk?

Udara–yang dipanaskan oleh cahaya matahari–naik membawa molekul-molekul air yang menguap di dalamnya. Ketika udara yang naik ini mencapai ketinggian 2-3 km, udara tesebut bersentuhan dengan lapisan udara dingin. Saat kenaikan udara, kristal-kristal es yang terbentuk di dalam awan melepaskan energi listrik statis yang terbentuk karena pergesekan. Energi listrik ini mengandung unsur positif (+) pada lapisan atas awan dan unsur negatif (-) pada lapisan bawahnya. Ketika awan cukup terisi untuk mengionisasi udara; maka petir terbentuk.

Mengapa bisa bergemuruh?

Petir memanaskan udara di sekitarnya hingga 30.000o C dalam sepersejuta detik. Udara yang dipanskan meluas, dan menyebarkan gelombang suara yang lebih cepat dari kecepatan suara; dengan tekanan 100 kali lebih besar dari tekanan atmosfir normal. Sama halnya dengan pesawat yang melintas dengan kecepatan suara, ini menyebabkan ledakan suara (gemuruh) di udara, sehingga dinamakan gemuruh/guntur.

Mengapa cahaya dan suara guntur tidak bersamaan mencapai bumi?

Ini dikarenakan suara guntur mencapai pendengaran kita dengan kecepatan suara (340 m/detik di udara); sedangkan petir mencapai visual (penglihatan ) kita dengan kecepatan cahaya (99, 793 km/detik). Ini menyebabkan perbedaan waktu antara dua peristiwa, dan dengan demikian membuat kilatan (petir) mencapai bumi lebih sebelum guntur.

Apa perbedaan antara kilat dan petir?

Ketika perbedaan muatan listrik menjadi lebih besar antara bumi dan awan, udara menjadi lebih mudah ditembus dari bumi ke awan; pelepasan energi listrik dimulai melalui saluran penghantar yang dibentuk oleh udara yang ditembus itu. Pelepasan energi listrik dari awan disebut dengan kilat, dan pelepasan energi listrik dari bumi disebut petir atau sambaran balik.

Kebenaran kilat yang dinyatakan dalam Qur’ân

Suratal-Ra’d–yang artinya “Guruh” atau “Guntur”–merupakan salah satu surat dalam Qur’ân. Allah memberitahukan bahwa guntur dibentuk oleh kilat yang bertasbih memujiNya: “Dan guruh bertasbih memujiNya (demikian pula) para malaikat karena takut kepadaNya…” (al-Ra’d: 13)

Sambaran kilat yang mengingatkan kita pada kematian

Pengalaman mereka yang selamat dari sambaran kilat yang dapat menyebabkan kematian ratusan orang setiap tahunnya, mengingatkan kita pada kematian dan juga pengungkapan ketakberdayaan seseorang di hadapan Allah. Kemungkinan seseorang tesambar petir adalah 1:700.000; akan tetapi tidak seharusnya seseorang meremehkan kemungkinan tersebut dan juga dampak yang dihasilkan. Menurut pengakuan mereka yang pernah tersambar petir, aliran listriknya–bahkan–dapat meledakkan kancing dan sleting baju dan seseorang dapat jatuh pingsan. Karena kerusakan otak yang dialaminya, seseorang yang dirawat secara intensif di rumah sakit harus belajar kembali bagaimana caranya berjalan, menelan makanan/minuman, atau dengan kata lain bagaimana caranya hidup kembali. Mereka relah menggambarkan bagaimana yang dirsakannya, dan ketika itu seola-olah mereka “hidup merana dan kemudian dihidupkan kembali.” Dalam Qur’ân, peristiwa yang sangat serupa terjadi ketika Allah tunjukkan pda kaum Nabi Musa as. Dengan keberanian yang keliru dan memalukan, bani Israel menuntut pada Nabi Musa as. agar mereka dapat melihat Allah dengan mata mereka, dan sementara menuntut, mereka ditunjukkan dampak kilat yang serupa. Pernyataan dalam ayat berikut “maka kilat menyambarmu hingga kamu mati” dan “kemudian kami membawamu kembali ke kehidupan setelah kamu mati,” menjadi petunjuk dari kenyataan bahwa mereka –ketika itu –merasa hidup kembali setelah jantungnya terhenti, akibat kejutan dan juga hilangnya kesadaran dan ingatan yang mereka alami. (Allah mengetahui yang terbaik) Berikut ini adalah ayat-ayat yang berhubungan dalam Qur’ân:

“Dan ingatlah ketika kamu berkata, “wahai Musa! Kami tidak akan beriman kepadamu seebelum kami melihat Allah dengan jelas,” maka petir menyambarmu, sedang kamu menyaksikan. Kemudian, kami membangkitkan kamu setelah kamu mati, agar kamu bersyukur.” (al-Baqarah: 55-56)

(diambil dari seruan agung Harun Yahya)


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.